Surat pertama

Surat untuk kamu

Sampai sekarang. Aku masih menghitung hari. Sudah berapa lama nama kamu tidak muncul di layar hape.

Kangen?
Tentu saja  karena sudah jadi biasa. Sedikit mencandu. Dan kesulitan ketika kamu menghilang lalu muncul dan kemudian menghilang lagi.

Berharap?
Iya, ingin kamu ingat bahwa aku ada.

Seperti merasa beruntung, saat ingat bahwa aku dulu adalah seorang yg heartless. Maka ke-heartless-an itu aku datangkan lagi. Mencegah diri agar tidak terluka.

Oh.. Mungkin harus aku beri tahu, kamu berhasil memalingkan duniaku dari satu nama yg sempat bikin stuck. Walaupun sekarang namamu tidak belum muncul lagi, tapi nama dia yg bikin stuck sudah benarbenar tersingkir.

Jika akhirnya namamu tidak lagi ada di layar hape. Aku tetap selalu berharap kebahagiaan memeluk erat kita, aku dan juga kamu.  

Sawangan, 16 februari 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s