Artis sehari

Dalam rangka memperingati HUT KAA ke-57 di bandung, diadakan serangkaian acara yang diantaranya terdapat parade budaya. Homey Korean Language Club Bandung diundang untuk ikut berpartisipasi, karena Korea juga merupakan salah satu negara yang tergabung dalam negara-negara KAA. Lalu sebagai utusan,kami yang tergabung dalam Korean traditional dance menampilkan seni tari tradisional Korea, yaitu tari kain yg nama koreanya hwagwanmu. Saya kira kami akan tampil dan menari di gedung museum asia afrika-nya, ternyata kita long march kemudian berhenti di satu titik untuk menampilkan tarian. Start dari depan gedung DPRD bandung, berhenti di depan balkot dan menari disana. [tadinya kami pikir hanya perform biasa, ternyata ada penilaian]. just do the best saja, tanpa ada hasrat ingin menang, toh kami bukan “profesional” .
Karena miskom terjadilah kesalahan di awal perform. LO minta kami yang memberi aba-aba agar bisa nge-play lagunya jika sudah siap, tapi oleh operator lagu diplay duluan sebelum kami memberi tanda. Yaaa… jadi bingung dan bikin kurang enak diliat, musik jalan tapi kami belum nari. Syukurlah musiknya bisa diplay ulang. Ada beberapa gerakan yang kurang kompak, tapii.. Kata si LO bagus. Hahahha.. Menyenangkan hati kami tuh LO. Kemudian kami jalan lagi, dan berhenti di pertigaan BI. Di sana bingung lah mau ngapain, mau nari tapi ga ada backsoundnya. Sementara grup lain memberikan “suguhan” bagi warga yang menonton. Di depan kami ada kelompok Angklung Buncis. Tentu saja mereka memainkan angklung plus musik pendukung lain. Eeh oleh LO kami ditawari untuk gabung dengan angklung buncis. Menari dengan backsound angklung plus suling. Wow! Kolaborasi seni Korea dan sunda. Suka deh saya. Biasanya Cuma liat orang yang tampil dan mengagumi, sekarang saya yang nari😀
kemudian long march dilanjutkan hingga finish di cikapundung barat. Ada deh kita jalan sekitar 1 km. Syukurnya masih pagi, jadi ga terlalu panas, mulai merasa panas saat mendekati finish. Kebayang deh kita jalan hanya beralaskan kaos kaki, soalnya repot kalau pake sepatu/sendal, mesti buka pasang pas mulai nari. Dan yang lebih menyenangkan, banyak yang pengen foto bareng, karena baju kita yang unik dan nyentrik. [Nyadar sih bukan karena orangnya -__- tapi gpp, yang penting eksis]Hanbok warna pink teraaang! Ga pernah lah saya memakai baju ngepink begitu. Kata LOnya, walupun kita sedikitan, cuma berlima aja tapi seru, karena paling nyala. Ohh. Ada yang lebih lucu. Saat melewati barisan anak SD yang nonton, eh mereka pada menyodorkan tangan pengen salaman. Berasa artis deeeeh…. Artis sehari😉

4 thoughts on “Artis sehari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s