jangan lupa bersyukur

Malam ini dapat kajian tentang syukur dan diberi doa dari salah satu ayat dalam surat Al-Ahqaf : 15. ga sadar ternyata doa ini pernah saya dapat lewat sms😀 Berdasarkan doa ini ada enam hal permohonan yang kita sampaikan yaitu:
1. Menjadi orang yang pandai bersyukur Bersyukur itu mampu menempatkan sesuatu pada tempatnya. Orang yang pandai bersyukur biasanya setiap katanya positif, dan selalu berbaik sangka. Kalo kita sering pesimis dan berburuk sangka kepada orang lain dan juga kepada Allah, bisa jadi kita tidak termasuk orang yang bersyukur. Ternyata salah satu jalan dikabulkannya doa adalah dengan bersyukur. Nah.. ada doa yang belum dikabulkan? Mungkin kita kurang bersyukur. Kenapa jalannya dengan bersyukur, lihat Al-fatihah, salah satu contoh doa, diawali dengan bismillahirrahmanirrahim, ini kita memuji, lalu alhamdulillahirabbilalamin, ini kita bersyukur. Hayo banyak bersyukur, biar doa-doa kita dikabulkan🙂
2. Menjadi orang yang pandai bersyukur atas nikmat dari/melalui orang tua Allah ngasi rizki/kenikmatan paling banyak memalu orang tua. Coba kita ingat dari mulai dalam kandungan, bayi, ampe sekarang, makanan kita, pakaian kita, rumah, semua tercukupi, kebutuhan ini dicukupi oleh Allah lewat orang tua kan. Kadang suka lupa berterimakasih sama orang tua yang udah menyediakan semua untuk kita. Pernah denger cerita anak yang menghargakan setiap tugas rumahnya dengan rupiah ketika disuruh oleh ibunya untuk mengerjakan perkerjaan rumah? Dari cerita ini kita diingatkan bahwa semua yang dilakukan oleh ibu (orang tua) benar-benar tanpa pamrih, ga pernah diperhitungkan udah berapa banyak tenaga dan rupiah yang dikeluarkan untuk membiayai kita. Ahh.. sangat merugi kalo kita tidak bisa mensyukurinya.
3. Digolongkan sebagai orang yang beramal dengan amal yang diridhoi Amalan yang tidak diridhoi: amalan yang tidak ikhlas, dan tidak sesuai dengan contoh Rasul. Sering kita dengar bahwa segala amalan tergantung niat. Niat inilah yang menjadi nilai apakah Allah ridha dengan amalan kita. Sebenarnya yang mengetahui pasti apakah suatu amalan diridhai atau tidak tentu saja hanya Allah yang tahu. Maka, mari kita luruskan niat.
4. Dapat memperbaiki anak-keturunan Seorang nabi yang selalu menyisipkan anak dan keturunannya dalam doa adalah Nabi Ibrahim a.s. beliau memohon agar anak dan keturunannya jadi anak yang shaleh dan mendirikan shalat. Salah satu contohnya dalam Q.S.Ibrahim: 40.
5. Bertaubat kepada-Nya Bertaubat karena kurang beryukur atas nikmat yang sudah kita terima, bertaubat karena kurangnya amalan kita, bertaubat karena mungkin nanti kita kurang bisa mendidik anak-keturunan dengan baik.
6. Digolongkan ke dalam orang yang berserah diri Berserah diri, pasrah, bukan berarti kita tidak berikhtiar, apalagi putus asa. Berserah diri ini karena kita sudah berusaha, dan menyerahkan hasil kepada Allah, karena Dia pasti akan memberikan yang terbaik.
Disampaikan oleh Ustadz Mulyadi.
Sekian postingan malam ini
Semoga bermanfaat🙂

2 thoughts on “jangan lupa bersyukur

  1. makasih udah posting tulisan ini, jadi mengingatkan kita untuk senantiasa bersyukur, mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan sekecil apapun itu..
    🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s