sabar & hikmah dari kereta :)

Setelah ditinggal kereta saya mikir lagi. Menunggu kereta selanjutnya atau naik bis aja. Kereta berikutnya datang jam 18.15, kalo tepat, begitu kata petugasnya. Hmm.. masih harus menunggu satu jam lagi. lama kan yah. Akhirnya memilih untuk naik si bis saja, bukan bis besar sih, bisa dibilang minibus lah, terkenal dengan nama kobutri. Untuk naik kobutri saya harus pergi dulu ke ciroyom, kurang lebih 25 menitan dari stasiun.
Saat berangkat dari rumah, adik-adik saya pada minta dibawain makanan kalo nanti pulang. Nah, karena terburu-buru mengejar jadwal kereta, jadi saya gak sempet untuk beli sesuatu. Tapi sepertinya, memang sudah rejeki adik-adik, ketinggalan kereta bikin saya bisa beli makanan dulu untuk mereka.
Setelah beli-belian, saya langsung naik angkot menuju ciroyom, harus dua kali naik angkot. Angkot pertama gak langsung lewat ciroyom. Tengah perjalanan hujan deras banget, bikin males turun dari angkot, walau begitu tetap harus pindah angkot dong. Sedikit kehujanan juga ketika pindah angkot. Sampailah saya di ciroyom sekitar jam setengah enam. Masuk ke dalam kobutri, nunggu 20 menit, baru jalan, tapi masih jalan pelan-pelan, berhenti dulu di beberapa tempat, jadi berangkatnya tetap jam 18an lebih. Hfft.. sama aja dengan nunggu kereta ujar saya.
Gak mau sabar sih,, kata saya dalam hati. Tapi kalo gak begini saya gak kan bawa makanan buat adik-adik saya.
*belajar mengambil hikmah dari setiap kejadian🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s