tentang doa

Waktu-waktu terbaik untuk berdoa:
Selama hidup : saat beribadah haji
Setiap tahun : saat ramadhan
Setiap bulan : pada tanggal 13,14,15 (bulan hijriah)
Setiap minggu: pada hari jumat
Setiap hari: saat 1/3 malam

Tidak ada doa yang tidak dikabulkan oleh Allah, tentu dengan syarat, kita memenuhi seruan Allah dan beriman kepada Allah. Jika kita merasa doa kita tidak dikabulkan tentunya itu semua atas pertimbangan dari Allah, doa tersebut bukan secara mutlak tidak dikabulkan tetapi Allah lebih mengetahui kapan waktu Allah akan memberikannya pada kita. Bisa jadi doa tersebut akan dikabulkan di dunia atau akhirat, atau digantikan dengan hal yang lain, karena Allah tau jika keinginan tersebut diberikan ternyata “berdampak” buruk pada kita, kita jadi sombong atau lainnya. Doa yang belum dikabulkan juga merupakan ujian untuk kita, dalam proses pengabulan doa tersebut kita diuji untu lebih bersabar, berikhtiar dan juga lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Etika berdoa, dalam Al-baqarah:186. Kita harus memenuhi seruan Allah. Doa baik dilakukan setelah shalat, setelah shaum, setelah tawaf, setelah wukuf di Arafah.

Agar doa dikabulkan sebaiknya kita menggunakan tawasul (perantara), terdapat tiga perantara, yaitu:
1. Amal, bagusnya kita beramal dulu baru berdoa. Misalnya, shalat, shaum, atau sedekah.
2. Memanggil nama Allah dengan Asmaul husna. Ketika memohon ampun sebutlah ya Ghafar ya ghafur. Ketika meminta rizki sebutlah, ya razaq.
3. Didoakan oleh orang-orang yang soleh. Misalnya kepada orang yang pergi haji.

Doa harus dengan penuh keyakinan. Kesungguhan dalam berdoa dapat dengan mengucapkan hal yang diinginkan hingga 3 kali penyebutan. Misal, “Ya Allah berikan kesabaran padaku, Ya Allah berikan kesabaran padaku, Ya Allah berikan kesabaran padaku”. Ketika berdoa jangan sampai kita berburuk sangka kepada Allah, dan jangan pula menggunakan kata andaikan, maksudnya kita harus benar-benar yakin dengan keinginan kita dan yakin Allah akan mengabulkan. Jangan lupa pula merendahkan diri dan memuji Allah.
Berhubungan dengan waktu. Ada juga waktu lain yang baik untuk berdoa, yaitu; setelah musim kemarau, saat hujan pertama kali; doa ketika seseorang didzalimi; doa saat di safar; doa ketika antara shalat, misalnya antara qabla-fardhu, fardhu-ba’da; antara adzan-iqamah; doa seseorang untuk orang lain dan orang lain tersebut tidak tau sedang didoakan, karena malaikat akan mendoakan untuk dirinya.

Ramadhan sekarang waktu yang tepat untuk memperbanyak doa. Yuk, kita meminta dengan khusyu’ dan sungguh-sungguh

*oleh Ust. Miftah farid [semoga gak salah nulis nama]

4 thoughts on “tentang doa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s