burangrang [2]

26 juni 2010
16. 30 wib
kami memulai pendakian menuju puncak burangrang. pertama kami melalui pohon-pohon pinus. tanah yang kami injak tertutupi oleh dedaunan pinus yang rontok. warnanya coklat kemerahan, jadi tanah ini seperti berkarpet saja. bagus. masih datar, belum ada tantangan. hanya tetap perlu hati-hati karena di kanan kiri jalan ada juga tumbuhan berduri. kemudian mulai pula jurang-jurang. kami masih bisa ngobrol-ngobrol, menyebut nama-nama tumbuhan yang kami tau namanya, dan sesekali tertawa. kami istirahat sejenak, sekitar 5 menit. pas di temapt kami istirahat pemandangannya memang bagus. terlihat Situ lembang, hutan pinus yang mulai ditutupi oleh kabut. beras di dunia kayangan saja. lalu kami pun melanjutkan perjalanan lagi. mulai menanjak, menanjak, dan akhirnya betul-betul menanjak. kami melewati “tanjakan setan”, begitu sebutannya. karena dari awal jalan datar, tiba-tiba langsung dihadapkan dengan tanjakan yang Wow!! harus ekstra hati-hati. harus pilih-pilih jalan. salah-salah bisa kepleset dan jatuh. seperti wall climbing kata saya, karena naik-naik melewati akar-akar pohon. awalnya teman saya, harji, berada paling depan, diikuti para wanita dan para pria di belakang. tapi karena harji mengalami masalah dengan alas kakinya [dia pake sendal, dan licin], jadi menghambat perjalanan. jadi, kami para wanit berjalan duluan.
lewat maghrib, kami masih berada di tanjakan setan. sedikit lagi kata harji, kami akan sampai di dataran. sekitar 20 menit, sampai juga kami di dataran itu. istirahat sejenak, solat dan minum. lalu kami lanjut lagi. oia teman, puncak burangrang ini ada tiga. ada empat tanjakan lagi untuk mencapai puncak pertama. saat ini kami baru di puncak pertama. di perjalan kami bertemu dengan rombongan lain. anak-anak punk SMP. kami menyebut mereka apunk [baca:apung]. ingin melanjutkan perjalanan menuju puncak ke dua, tapi kabut sudah turun. jalannya pun sempit, dan Harji, yg pernah ke burangrang, juga ragu jika harus melanjutkan perjalanan. jadi, kami pun mendirikan tenda, bersama dengan apunk ini.
apunk membantu kami mendirikan tenda. jenis tenda kami adalah tenda dome. agak ribet, karena belum ada yang pernah make tenda beginian dari kami. saya sih pernah, tapi juga g tau caranya, taunya jadi aja. hehe. ngobrol-ngobrol juga dengan apunk. mereka bersepuluh. sudah sering ke burangrang jika liburan. hebat. setelah makan, mereka minta izin tidur duluan. sedangkan kami masih melanjutkan acara makan malam sambil ngobrol-ngobrol, disinari oleh terang bulan yang malam itu pas sekali bulan sempurna. cahayanya menerobos dedaunan. indah betul. sesekali apunk pun ikut nyeletuk dari dalam tendanya. nah, menu makan malamkami seperti biasa jika camping, mie instan, kue biskuit, dan kopi.
kami bersembilan terdiri dari 4 wanita dan 5 pria. 4 wanita berasal dari sunda, 3 pria dari jawa, dan 2 lagi dari jaklarta. kalo ngobrol masing-masing, yang 2 dari jakarta jadi “roaming”. haahaa.. lucu sekali. jam setengah sebelas. kami para wanita, masuk tenda duluan. niat emang tidur, tapi ternyata tidak bisa. bukan karena udara terlalu dingin tapi karen kaki yang terlalu letih.
subuh 04.30. kami bangun solat, memasak untuk sarapan, berkemas untuk melanjutkan perjalanan. apunk, sudah siap dan mereka berangkat duluan. setelah selesai sarapan dan berkemas, 07.30 kami jalan. di perjalanan kami bertemu dengan beberapa orang dari anggota apunk. loh, kok ada disini, pikir kami. ternyata mereka sengaja turun untuk mencari anggrek. teman-teman mereka yang lain sudah ada di puncak sana. wow! hebat sekali mereka, naik-turun udah kaya biasa aja gitu. alamak jang…
di puncak kedua kami istirahat sejenak, meluruskan kaki. masih ada dua tanjakan dan satu turunan, barulah kami sampai di puncak burangrang ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s