hoo wanita..

“Tadinya aku mengira bakal menahan sakit mpe di tanggal biasanya, duh agak repot juga. Merasakan sakit yang lebih lama. Pantesan juga aku agak sering bertanya-tanya pada diri sendiri, pertanyaan yang gak biasanya dipikirkan. Namanya juga mau ”dapet” jadi itu adalah masa PMS yang katanya memang begitu.” curhat sang teman.

Btw, ngomongin tentang PMS, bukan penyakit menular seks ya tapi pre menstruasi syndrom. sebenernya agak ribet yah, kenapa harus ada PMS. Dari beberapa sumber yang kudapat, membaca dan mendengar bahwa PMS ini macam-macam bentuknya, misalnya:
– suka marah-marah gak jelas
– merasakan sakit pada salah satu bagian tubuh
– tiba-tiba suka muncul banyak pertanyaan yang diajukan pada diri sendiri
– etc lah ya..

PMS disebabkan karena ketidakseimbangan hormon. Bahkan PMS ternyata ada kelas-kelasnya juga, dibedakan berdasarkan gejalanya. Ada tipe A, H, C dan D. Secara umumnya, A (anxiety) gejalanya rasa cemas, sensitif, saraf tegang, perasaan labil. Kalau H (hyperhydration) muncul gejala perut kembung, nyeri payudara, bengak tangan dan kaki, naik berat badan sebelum haid. Pernah merasakan lapar trus menjelang masa haid? Nah gejala ini masuk ke dalam tipe C (craving). Terakhir yaitu D ( depression), menurutku ini lumayan parah karena muncul rasa depresi, ingin menangis, lemah, gangguan tidur, pelupa, bingung, sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi), bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. Hoo.. seramnya.

Nah, aku adalah tipe wanita yang baik-baik saja saat menjelang masa itu. Bisa dibilang gak ada tuh masa PMS-PMS-an. Badan juga baik-baik saja. Tapi.. itu dulu, sekarang berubah. Sejak beberapa bulan terakhir, hmmm.. kurang lebih mungkin 6-8 bulan ke belakang. Mulai mengalami yang namanya PMS. Gak pake marah-marah dan sensi-sensi-an juga sih. Mulai merasakan sakit pada bagian tubuh, dan suka bertanya-tanya sendiri, pertanyaan gak jelas. Akhirnya mengambil kesimpulan bahwa, badan suka sakit, mungkin karena memang kurang olah raga atau memang ada yang berubah dengan sistem dalam tubuhnya, seperti perubahan hormon-hormon. Kalau tiba-tiba banyak nanya ke diri sendiri, kira-kira kenapa ya? Sugesti. Gara-gara pernah denger pernyataan begini.  bisa karena itu gak ya? Atau karena masuk dalam jenjang usia ”twenty something”?
PMS nular gak sih? Heu.. pertanyaan aneh. Habisnya, karena sudah bertahun-tahun tak pernah mengalami yang namanya PMS, kok sekarang jadi sering begini. Kenapa jadi berfikir bahwa PMS menular? karena, sejak bergaul dengan wanita, halah, maksudnya begini, sekarang punya dua sahabat cewe yang semenjak dekat dengan mereka harus bersabar karena kalau sudah menjelang tanggal-tanggalnya, sering kena tuh dampak PMS dari mereka. Uring-uringan gak jelas, marah gak jelas, semua salah, dan lain-lain. Lantas kesininya, kok saya jadi suka PMSan juga yah? Malah kadang mengambinghitamkan PMS kalau sedang badmood, padahal jauh dari ”masa”-nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s